Rabu, 21 September 2016

Inilah Aromaterapi Untuk Ibu Hamil dan Persalinan




Aromaterapi bisa membantu ibu hamil mengoptimalkan kondisi agar kehamilan sehat dan persalinan lancar.

Prinsip revitalisasi Aromaterapi adalah metode pengobatan untuk merevitalisasi (menggiatkan kembali) dan meregulasi (mengatur) kinerja organ-organ tubuh dengan menggunakan minyak esensial (sari pati) dari tumbuh-tumbuhan beraroma. Manfaatnya, antara lain melancarkan sirkulasi darah, meringankan beberapa keluhan yang kerap timbul selama hamil dan membantu melancarkan proses persalinan.

Sebelum melalukan aromaterapi, sebaiknya Anda perhatikan beberapa hal pemakaian minyak esensial :

1. Pilih yang sudah diencerkan
2. Pemakaian yang berlebihan saat hamil bisa menyebabkan mual, muntah dan pusing. Selain itu, dosis yang tidak tepat dapat mengganggu kerja ginjal dan hati
3. Agar hasil maksimal, konsultasikan dulu ke ahlinya, sebab reaksi tiap orang terhadap pemakaian aromaterapi tidak selalu sama


• Minyak cendana, lemon, jahe, ketumbar

Manfaat : Mengatasi morning sickness
Pemakaian : Teteskan ke tisu, lalu hirup

• Minyak lemon, kemenyan

Manfaat : Mencegah varises
Pemakaian : Oleskan di kaki dan betis, bagian yang kerap muncul varises

• Minyak jeruk orange, wortel, kemenyan

Manfaat : Mengurangi risiko stretchmark
Pemakaian : Oleskan di kulit perut

• Minyak jahe, kayu putih, lada hitam

Manfaat : Mengatasi nyeri, mengurangi ketegangan dan kejang otot, melancarkan sirkulasi darah
Pemakaian : Oleskan minyak yang sudah diencerkan ke betis, sambil dipijat lembut


• Minyak lavender, geranium

Manfaat : Mengatasi kram di kaki, melancarkan sirkulasi dan pernafasan, dapat menginduksi persalinan.
Pemakaian : Oleskan di pergelangan dan telapak kaki dengan sedikit di pijat. Kemudian teteskan ke tisu lalu hirup.

• Minyak jojoba

Manfaat : Melembutkan daerah seputar vagina agar lebih lentur sehingga tidak perlu digunting saat persalinan.
Pemakaian : Oleskan di pergelangan dan telapak kaki dengan sedikit di pijat.



SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar